Pelayanan KB MKJP dan Non MKJP dalam rangka TMMD ke 110 Tahun 2021


Rabu, 31 Maret 2021, Dinas PPKB PPPA Kab. Pacitan melaksanakan Pelayanan KB Medis Operasi Pria (MOP). Hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat Fungsional Koordinator Bidang KB Perwakilan BKKBN Prov. Jatim, Ibu Waluyo Ajeng Lukitowati S.St.MM beserta jajaran, Dinas Kesehatan Kab. Pacitan, Anggota TNI dan Mitra Kerja Lainnya.
Kegiatan Pelayanan MOP tersebut dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, sebelum kegiatan dilakukan tes rapid antigen terhadap 11 calon peserta  KB MOP dengan hasil negatif semua.
Kegiatan Pelayanan KB dalam rangka TMMD ke 110 ini dimulai sejak tanggal 02 Maret 2021 di 12 Kecamatan dan hingga laporan ditulis telah terlayani 1.153 Akseptor dengan rincian IUD: 135, Implan: 760, MOW: 3, MOP: 11, Suntik: 184, PIL: 52 dan Kondom: 8.
Dimasa pandemi ini seluruh rangkaian kegiatan tetap mentaati protokol kesehatan, Semoga pandemi segera berakhir dan tidak menyurutkan semangat para Petugas KB, Tenaga Kesehatan, Para Kader PPKBD dan Sub PPKBD dalam mensukseskan Program Bangga Kencana.

Monev dari Perwakilan BKKBN Prov. Jatim persiapan PK 21


Kegiatan Monitoring dan Evaluasi yang dilaksanakan hari Kamis dan Jumat (25-26 Maret 2021) di Kecamatan Sudimoro dan Kecamatan Arjosari dihadiri oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur yang dalam hal ini diwakili oleh pejabat fungsional yaitu Bapak Sukamto, SE. M. Si. Orientasi Pendataa Keluarga tahun 2021 bagi Kader Pendata ini merupakan tahapan yang sangat krusial sebelum pelaksanaan Pendataan Keluarga yang akan dilaksanakan pada 1 April s/d 31 Mei 2021. Pasalnya, pelaksanaan PK 21 akan dilakukan oleh kader setempat dibawah pembinaan Penyuluh KB/ Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PKB/PLKB). Monev ini dilakukan untuk memastikan persiapan Pendataan Keluarga yang hanya kurang beberapa hari saja berjalan dengan lancar. Sehingga pada saat Pendataan Keluarga nantinya tidak ada kendala.

Kolaborasi Kampung KB Desa Bandar dan Penyuluh Kehutanan dalam Pelestarian Lingkungan Desa Bandar


Kampung KB (Kampung Berkualitas) yang merupakan Satuan wilayah setingkat  Desa dengan kriteria tertentu yang melaksanakan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana)  secara komprehensif dan terintegrasi dengan program pembangunan lintas sektor lainnya dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Kampung KB dengan tujuan penggarapan program Bangga Kencana secara total dilini lapangan yang diwujudkan dengan keterpaduan Program Pembangunan Lintas Sektor terkait dalam Kampung KB dengan melibatkan Kementerian, Lembaga Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Kota, dan mitra kerja sesuai kebutuhan lokal.
              Kecamatan Bandar memiliki 1 Kampung KB yang terletak di Desa Bandar melaksanakan kegiatan kerjasama lintas sektoral dengan Penyuluh Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Kabupaten Pacitan yang sekaligus menjadi pengurus Pokja Lingkungan Kampung KB Desa Bandar. Kegiatan yang berlangsung pada hari Kamis, 25 Maret 2021 ini adalah “Kegiatan Penanaman Bibit Produktif dalam rangka mendukung Kampung KB Bersama  Penyuluh Cabang Dinas Kehutanan Kabupaten Pacitan”. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Camat Bandar Bapak Drs. Suwoto, MH, Kepala Desa Bandar sekaligus menjadi ketua Kampung KB Bapak Mawan Nuriyanto, ST, Babinsa, Penyuluh Kehutanan, Penyuluh Keluarga Berencana, BPD, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Bandar, Karang Taruna GJM Dusun Panjing dan pengurus pokja kampung KB.
              Martutik, Penyuluh Kehutanan Kec.Bandar  mengatakan bahwa Penanaman bersama ini dimaksudkan sebagai upaya pemanfaatan lahan agar produktif, mencegah erosi dan tentunya melatih remaja agar mau belajar menanam pohon dan menjaga lingkungan. Adapun bibit yang di tanam adalah bibt produktif seperti Alpukat, Jeruk, Durian dan Jambu Air. Selain manfaat ekonomi juga mendorong manfaat ekologis melalui kegiatan penanaman di lahan desa yang bertempat di Dusun Panjing Desa Bandar
              “Terimakasih kepada pemerintah kecamatan Bandar, Pemerintah Desa Bandar dan Penyuluh Cabang Dinas Kehutanan Kabupaten Pacitan sudah mau bekerjasama untuk memajukan kampung KB Desa Bandar dengan mengadakan penanaman bibit produktif yang nantinya akan bisa digunakan manfaatnya untuk kesejahteraan masyarakat sekitar” jelas Okky Setiawan, S.IKom Koordinator Penyuluh KB Bandar.
               Kepala Desa Bandar Mawan Nuriyanto, ST yang sekaligus menjadi ketua Kampung KB mengatakan kegiatan integrasi dengan  lintas sektor berupa penanaman bibit produktif bersama ini menjadi pelecut semangat di awal tahun untuk kemajuan Kampung KB kedepannya.
              Camat Bandar Drs, Suwoto, MH mengapresiasi adanya kegiatan kerjasama lintas sektor di Kampung KB. Kampung KB harus terus dikembangkan dan bekerjasama dengan lintas sektor kehidupan. Kampung KB tidak harus melulu tentang alat kontrasepsi, sesuai nama nya Keluarga Berencana jadi harus direncanakan segala aspek nya demi terwujudnya keluarga sejahtera. Penanaman bibit sekarang meski belum bisa di petik langsung akan tetapi ini menjadi warisan untuk anak cucu kita kedepan.
              Dalam rangka peningkatan kualitas hidup masyarakat di kampung kb dan upaya penanggulangan krisis lingkungan kegiatan ini sangat tepat dilakukan dan semoga dapat di aplikasikan di wilayah lain di Desa Bandar.

Orientasi PK 21 bagi Kader Pendata


Pendataan Keluarga 2021 sudah tinggal menunggu hari yang dijadwalkan dimulai tanggal 1 April sampai dengan 31 Mei 2021. Tahapan persiapan Dinas PPKB dan PPPA Kab. Pacitan sudah pada tahap Orientasi Pendataan Keluarga 2021 bagi Kader Pendata. Kegiatan ini dilaksanakan agar kader pendata mampu memiliki pemahaman tentang mekanisme dan tata cara pelaksanaan Pendataan Keluarga 2021, memahami definisi keluarga untuk menentukan keluarga yang didata, terampil berkomunikasi dengan baik dan bisa mengedukasi keluarga akan pentingnya pelaksanaan PK 21.
Dukungan masyarakat sangat penting untuk mensukseskan PK 21 ini dengan menyambut kader pendata di rumahnya masing-masing dan memberikan data yang jujur kepada kader pendata, sehingga data yang di dapat menjadi valid.